Program Pembinaan Karakter (PROPEMKA) untuk Mahasiswa
Mahasiswa baru Universitas `Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) mengikuti Program Pembinaan Karakter (PROPEMKA) yang diadakan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) mulai tanggal 22 Januari sampai dengan 5 Februari 2018.
Pendidikan merupakan usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai nilai yang ada di dalam masyarakat dan budaya. Dalam kaitannya dengan pendidikan agama Islam, maka usuha-usaha tersebut dapat dimaknai sebagai upaya sistematis dan pragmatis dalam membantu anak didik agar mereka hidup sesuai ajaran Islam. Pendidikan agama Islam adalah suatu usaha untuk membina dan mengasuh peserta didik agar senantiasa dapat memahmi ajaran Islam secara menyeluruh dan menjadikan Islam sebagai pandangan hidup. Karenanya pendidikan agama Islam mempunyai tempat yang sangat strategis dan merupakan bidang ajaran kajian yang sangat penting dan fundamental dalam pembentukan manusia secara utuh, yaitu manusia yang berkembang akalnya berwawasan ilmu pengetahuan tinggi, cerdas dan terampil berakhlaq mulia, berkepribadian memiliki semangat kebangsaan dan kegotong royongan.
Pendidikan agama memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai tata nilai, pedoman, pembimbing dan pendorong atau penggerak untuk mencapai kualitas hidup yang lebih layak.Oleh karena itu lembaga pendidikan dalam proses penyelenggarananya tidak hanya terhenti pada aspek kognitif saja, tentapi juga meliputi aspek afektif dan psikomotorik. Untuk mencapai hal itu maka UNESCO menyatakan bahwa proses pendidikan harus memenuhi 4 pilar pendidikan yaitu learning to know, learning to do, learning to live together, learning to be serta di dukung oleh prinsip learning to throughout live (belajar sepanjang hayat).
Untuk itulah proses pembelajaran (rumpun) agama diperguruan tinggi harus diarahkan pada ke lima pilar proses pendidikan tersebut, sehingga proses pembeajaran agama dapat mengantar mahasiswa tidak hanaya mengetahui konsep moral tetapi mampu menunjukkan dan melakukan konsep moral dalam kehidupan sehari hari, baik secara individual maupun dalam kegiatan interaksi sosial dengan individu lainnya.
Kesadaran akan hal ini sebenarnya telah dimliki oleh Perguruan Tinggi Muhhamdiyah (PTM) termasuk UNISA. Hal ini ditunjukkan dengan menjadikan kompetensi Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammdiyahan (AIK) di PTM tidak hanya diselenggarakan untuk membekali mahasiswa dalam bidang pengetahuan dasar Islam dan sekaligus membentuk insan akademis yang susila, berkarakter dan berkepribadian muslim. Tolak ukur keberhasilan program pembentukan karakter bagi mahasiswa baru ini intinya terletak pada perubahan pola pikir (paradigma, sikap dan perilaku mahasiswa).
Hal ini karena pendidikan AIK secara umum diarahkan untuk menguasai, menghayati dan mengaplikasikan ajaran agama Islam, sehingga mahasiswa mendapatkan kerangka untuk mengembangkan wacana keilmuan, mendapatkan kerangka moral bagi kehidupan, memperoleh dasar dasar ketrampilan keagamaan dan berperilaku benar sesuai dengan ketentuan ajaran Islam. Oleh karena itu pentingnya kiranya UNISA menyelenggarakan Program Pembinaan Karakter (PROPEMKA) bagi Mahasiswa.

Dra. Umu Hani, M.Kes memberikan sambutan pembukaan PROPEMKA Gelombang ke-6 di Gedung B.103 UNISA
PROPEMKA merupakan kegiatan perkaderan yang diberikan kepada mahasiswa yang di dalamnya berisi amalan ibadah praktis serta pembentukan karakter mahasiswa. PROPEMKA yang menjadi salah satu icon Universitas Aisyiyah merupakan sinergi antara berbagai bidang untuk melakukan program peningkatan mutu lulusan di Universitas Aisyiyah melalui kegiatan akademik dan non akademik. Kaderisasi menjadi program yang penting dan strategis mengingat misi dan eksistensi Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam, Da’wah Amat Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada al-Qur’an dan as-Sunnah (MPK PP Muhammadiyah, 2016: 6).
Program ini memadukan kegiatan pendalaman ibadah praktis dan pelatihan soft skill bagi mahasiswa baru untuk membeikan bekal dalam menjali aktivitas belajar di kampus serta mengenalkan budaya belajar di perguruan tinggi, sehingga setiap mahasiswa baru dapat segera menyesuaikan diri dengan seluruh rutinitas kegiatan belajar dan aktivitas non akademik di kampus. Perkaderan dasar ini akan di mulai pada tahun akademik 2017/2018. Pada saat kegiatan mahasiswa akan menginap dua hari tiga malam dan melaksanakan seluruh agenda kegiatan yang telah ditetapkan dengan di damping oleh pembimbing yang telah di latih sesui dengan keahlian atau kompetensinya.
TUJUAN PROPEMKA
Ada bebera tujuan dilaksanakannya PROPEMKA, yaitu:
- Mengenalkan dan mempraktekkan thoharoh dan sholat dengan tertib sesuai dengan Himputan Putusan Tarjih (HPT)
- Mengenalkan do’a-do’a kesehatan dan doa sehari-hari
- Mengenal nilai-nilai Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah (PHIWM), Radikalism, Washathiyah, Liberalism
- Pedomaan Hidup Warga Kampus (PHIWK), Cara Berpakaian dan Pergaualan Islami
- Membangun kebanggaan terhadap organisasi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah
- Melatih jiwa kepemimpinan yang inovatif dan kreatif sebagai mahasiswa yang profesional dan Qur’ani.
Adapun materi yang diajarkan dalam Propemka ini diantaranya adalahThoharoh, Sholat, Membaca Al-Qur’an dengan Tartil, Do’a-do’a kesehatan dan doa sehari-hari , PHIWM/PHIWK, Ke ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah, Kepemimpinan. Waktu Pelaksanaan adalah:
Gelombang I 22-24 Januari 2018 Perawat dan Gizi
Gelombang II 25-27 Januari 2018 D3 Kebidanan dan TLM
Gelombang III 27-28 Januari 2018 D4 Bidan Pendidik
Gelombang IV 29-31 Januari 2018 Fisioterapi dan TRR
Gelombang V 1-3 Februari 2018 FST dan FIESHUM
Gelombang VI 4-5 Februari 2018 Anvulen Fisioterapi dan PSIK